Ini pemikiran saya mengapa saya sebagai salah satu rakyat Indonesia memilih untuk memilih Capres Cawapres No.2 dan bukannya No.1.Ehmmmmmm........suatu hari aku berdiskusi dengan orang tuaku dan Mamaku setelah melihat iklan dari Capres No. 1 kemudian mengatakan "Bagaimana ya ini jika seseorang mau jadi Presiden tetapi memimpin keluarganya saja cerai berai bagaimana mau jadi Pimpinan bangsa dan negara ini" mendengar kalimat itu aku jadi tertarik setelah aku pikir 'Bener juga ya bagaimana mau jadi Presiden jadi kepala keluarga yang sakinah aja ga mampu, ....' Kemudian karena aku tertarik untuk mengetahui pendapat ibuku lebih lanjut maka aku mengatakan, "Terus menurut Mama,.... ?" Kemudian Ibuku menjawab, "Ya iyalah sayang aneh aja jika ada Presiden tanpa ibu negara". "Menurut Mama dan Papa, apa kriteria dan alasan seseorang diangkat jadi calon Presiden ?'' "Menurut Mama memilih calon Presiden dan wakil Presiden harus dilihat dari banyak hal, diliat dari bagaimana dia dalam kehidupannya sehari2 apakah dia dalam memimpin keluarga bisa sakinah mewadah warohmah kalau dengan mudahnya orang mau rujuk atau menikah lagi hanya demi kedudukan gimana itu keluarganya cuma pura2 , terus dilihat apakah anak2nya atau keluarga pada ikut berpolitik atau tidak, kehidupannya sederhana atau mewah kalau mewah, terus apa dia tersangkut masalah dimasa lalu atau sekarang ya masa Presiden ada masalah gimana itu. Kelihatannya masa lalu ga penting wah salah itu penting sekali dengan melihat masa lalu kita bisa tau historynya dan Track record nya, yang paling penting bagaimana kerjanya itu yg paling nyata" papaku kemudian menambahkan "Ya masih banyak yg harus di lihat Dr pendidikannya, terus apakah dia sebagai negarawan yang baik pernah berbuat apa untuk rakyat, yah terus masih banyaklah yang harus dilihat" kemudian aku menanyakan "bagaimana apa dengan lembaga survey itu apa bisa di percaya?" "Jangan salah itu survey ada yang mendanai tergantung dari pesanan, sekarang kalau kita buka dari mana sumber survey itu dan bagaimana pertanggungjawabannya.Jangan cepat percaya sama survey lebih baik pakai hati nurani dan benar pelajari capres dan cawapres yang akan dipilih" kemudian adik nyokap dan suaminya yang kebetulan lagi main dirumah kami karena penasaran dia bertanya "kalau cece (panggilan orang Sunda untuk kakak perempuan,biasa nyokap dipanggil sama adik2nya) dan keluarga pilih Siapa? " terus nyokap menjawab dengan suara tegas dan yakin "ya No. 2 donk kita sekeluarga" mendengar jawaban kakaknya adik nyokap langsung senang karena ternyata pilihannya sama "yes hidup Jokowi JK ya mereka itu yang pilih No. 1 buta tentang sejarah jadi ya gitu deh" kemudian tiba2 suami adik nyokap yang pensiunan marinir mengatakan "Ya iya mereka ga tau ttg sejarah makanya main pilih aja toh, satu lagi alasannya saya pilih No.2 karena ga mau sejarah terulang lagi masa kita mau balik kayak dulu, karena belum tentu kan kita buktinya sudah 2x di pimpin sama Jenderal berharap akan tegas ternyata jauh dari harapan nah sekarang ada orang Jujur dan sederhana mari kita dukung supaya Indonesia berubah jadi lebih baik"
Salam 2 Jari.